DAERAH

Ibu Suparmi dan Keluarga di Bandung Rejo, Gorontalo, Tertimpa Pohon Tumbang: Butuh Bantuan Pemerintah untuk Pengobatan

M’Bhargo, Gorontalo (Boliyohuto)-Desa Bandung Rejo, Kecamatan Pulubala, Gorontalo – Tragedi menimpa keluarga Ibu Suparmi (30 tahun) yang tinggal di desa ini. Pada Rabu, 14 Januari 2026, pukul 17.20 WIB, Ibu Suparmi dan keluarganya menjadi korban pohon tumbang di Desa Puncak, Kecamatan Pulubala

Ibu Suparmi dan keluarganya, yang terdiri dari suami Irfan (30 tahun) dan anak Rio (8 tahun), sedang dalam perjalanan pulang dari kebun di Desa Pulubala menuju rumah mereka di Bandung Rejo. Saat itu, hujan gerimis dan angin kencang melanda daerah tersebut.

 

Tiba-tiba, sebuah pohon tumbang dan menimpa keluarga Ibu Suparmi. Suami Irfan mengalami luka di pundak dengan retakan tulang, sementara anak Rio mengalami cedera di kaki, tangan, dan pipi kiri. Ibu Suparmi sendiri mengalami luka cukup parah di bagian wajah, kaki, dan tangan.

Keluarga tersebut langsung dilarikan ke RUMAH SAKIT DUNDA, Kabupaten Gorontalo, untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini, mereka masih dirawat di rumah sakit dan membutuhkan bantuan untuk meringankan biaya pengobatan.

“Kami sangat membutuhkan bantuan pemerintah dan dinas terkait untuk membantu biaya pengobatan kami,” kata Ibu Suparmi dengan suara lemah. “Kami tidak tahu bagaimana kami akan membayar biaya pengobatan ini.”

Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang tanggung jawab pemerintah dan dinas terkait dalam menjaga keselamatan warga. Pohon yang tumbang tersebut diduga sudah tua dan rapuh, sehingga perlu dipertanyakan apakah pemerintah setempat telah melakukan perawatan dan pemeliharaan pohon secara baik.

Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo harus bertanggung jawab atas insiden ini. Mereka harus memastikan bahwa pohon-pohon di daerah tersebut telah diperiksa dan dirawat secara baik untuk mencegah kejadian serupa.

 

Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga harus memberikan bantuan kepada keluarga Ibu Suparmi untuk meringankan biaya pengobatan. Bantuan ini sangat dibutuhkan untuk membantu keluarga tersebut yang saat ini sedang berjuang untuk pulih.

 

Di bawah ini adalah informasi lebih lanjut tentang kondisi korban:

– Ibu Suparmi (30 tahun): luka cukup parah di bagian wajah, kaki, dan tangan

– Suami Irfan (30 tahun): luka di pundak dengan retakan tulang

– Anak Rio (8 tahun): cedera di kaki, tangan, dan pipi kiri.

 

Redaksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button