Iwan S. Adam: Tim Pembina Posyandu Harus Jadi Motor Peningkatan Layanan Desa

MBHARGONEWS.COMĀ – Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, menegaskan pentingnya peran Tim Pembina Posyandu sebagai motor penggerak dalam meningkatkan kualitas layanan dasar di tingkat desa.
Hal itu disampaikan dalam acara pengukuhan Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kabupaten Pohuwato, yang digelar di Aula Gunung Pani, Kantor Bupati sementara, Selasa (29/07/2025).
Dalam sambutannya, Iwan menekankan bahwa keberadaan Tim Pembina Posyandu bukan sekadar simbol kelembagaan, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam membangun masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera dari desa.
“Tim Pembina Posyandu harus menjadi motor penggerak dalam meningkatkan layanan masyarakat desa, terutama dalam bidang kesehatan dan pelayanan sosial lainnya,” tegas Iwan.
Ia juga menambahkan bahwa Posyandu saat ini tidak lagi hanya menjalankan tiga jenis pelayanan, melainkan telah berkembang menjadi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang meliputi bidang:
1.Pendidikan
2.Kesehatan
3.Pekerjaan umum
4.Perumahan rakyat
5.Sosial
6.Ketertiban, ketenteraman umum, dan perlindungan masyarakat.
“Dengan standar baru ini, kita ingin Posyandu hadir lebih lengkap dan komprehensif, serta mampu menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” jelasnya.
Iwan juga berharap tim yang telah dikukuhkan dapat mendorong pengurus Posyandu di tingkat desa untuk lebih aktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan dasar yang menyentuh langsung kehidupan warga.
“Mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi kesehatan, imunisasi, hingga kegiatan bina keluarga balita dan lansia, semua terintegrasi dalam Posyandu. Maka perannya harus terus diperkuat,” ujar Wabup Iwan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pohuwato), Refli Basir, menyampaikan apresiasi atas pengukuhan yang dilakukan oleh Wakil Bupati.
Menurut Refli, pengukuhan ini menjadi titik awal penyusunan arah kebijakan dan program Posyandu yang lebih terarah dan terpadu.
“Kami akan segera menindaklanjuti dengan menyusun program-program prioritas dan membangun sinergi antara Posyandu desa dan kabupaten,” ungkap Refli.
Pengukuhan ini juga diwarnai dengan penyerahan penghargaan kepada Ketua Tim Pembina Posyandu sebagai bentuk apresiasi dari Pemkab Pohuwato atas dedikasi dan kontribusi terhadap pengembangan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Pengembangan Posyandu secara terpadu ini sejalan dengan Asta Cita ke-6 pemerintahan Prabowo-Gibran, yakni membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Hal ini juga searah dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Pohuwato yang sedang dibahas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030.




