Jelang Pilkades Serentak, Dinas PMD Pohuwato Gelar Rakor Persiapan

MBharGoNews.com, Pohuwato – Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar rapat koordinasi Persiapan Pilkades serentak di Kabupaten Pohuwato tahun 2022, dipimpin oleh Asisten Pemkesra Arman Mohamad, di Ruang Kerja Kadis PMD, Selasa (08/03/2022).
Rakor tersebut diikuti oleh Kadis PMD Muzna Giasi, Kabag Hukum Muslimin Nento, Kabag Tapem Heriyanto Uwete, unsur Inspektorat Daerah, unsur Badan Keuangan Daerah serta 13 Camat se-Kabupaten Pohuwato.
Dalam keterangannya Kadis PMD Pohuwato Muzna Giasi menyampaikan bahwasanya rapat ini digelar sebagai upaya persiapan dan langkah awal segenap unsur baik Pemkab Pohuwato beserta berbagai unsur menjelang Pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2022 di 62 Desa se-Kabupaten Pohuwato.
“Alhamdulillah, Kabupaten Pohuwato dari 101 desa, ada 62 desa yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa di tahun 2022 ini”, ungkap Muzna.
Terkait dengan penganggaran, Kadis Muzna menyebut, pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp450 juta untuk pelaksanaan Pilkades serentak di tahun 2022. Dari alokasi anggaran tersebut, kata Muzna, itu sudah termasuk kompensasi kepada kepala desa yang berakhir masa jabatan.
“Anggaran ini juga termasuk mencover pembayaran untuk kepala desa yang meninggal dan itu sebesar Rp25 juta”, ujar Muzna.

Lebih lanjut Muzna menyampaikan, untuk bantuan keuangan daerah alokasi anggarannya sebesar Rp 1,25 Milyar. Dan itu sudah dibagi ke 62 desa, ada 16 juta per setiap desanya, pemerintah desa juga kita bebankan sebanyak 10 juta. Jadi, jika dijumlahkan total ada Rp 26 juta per desa.
“Alhamdulillah tadi kita rapat, sharing terutama terkait dengan penganggaran pilkades dan mendapatkan persetujuan, untuk tahapan demi tahapan dari awal bulan April hingga Agustus, Insha Allah dari 62 desa ini tidak mendapatkan kendala dan mudah-mudahan berjalan dengan lancar”, jelasnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Arman Mohamad, meminta kepada seluruh stakeholder, agar pilkades yang akan di gelar harus di cermati sebaik mungkin, karena pilkades tahun ini adalah perhelatan yang paling rumit satu tingkat di bawah pilkada.
“Banyak kepentingan yang masuk di dalamnya, dan ini adalah pesta rakyat yang paling ramai, karena tanggung jawab pilkades itu berhasil atau tidak, adalah bagaimana kemampuan dari para penyelenggara”, tandasnya. (Kris)




