Kakan Kemenag Pohuwato Pastikan Pemberangkatan Jama’ah Umroh Kembali Ditunda Hingga Tahun 2022

MBharGoNews.com, Pohuwato – Pemberangkatan jama’ah umroh di Kabupaten Pohuwato kembali ditunda hingga tahun 2022.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pohuwato Fahry J. Djafar mengatakan, keputusan ini diambil usai adanya imbauan dan arahan Menteri Agama agar masyarakat tidak melakukan pemberangkatan jama’ah umroh.
“Kami tentu mengutamakan aspek perlindungan jama’ah di tengah pandemi Covid-19, terlebih setelah adanya varian baru. Untuk itu, keberangkatan jama’ah umroh kembali ditunda hingga awal tahun 2022. Kita berharap kondisi ini segera membaik,” kata Fahry kepada MBharGoNews, di ruang kerjanya, Rabu (22/12/2021).

Menurut Fahry, secara umum pihaknya mendukung imbauan pemerintah untuk menunda keberangkatan jama’ah umroh ke tanah suci. Ada kekecewaan dan kesedihan karena rencana umroh sudah lama tertunda. Namun, semua pihak memahami kondisi pandemi yang belum usai, bahkan muncul varian baru.
“Ada harapan agar tetap ada pemberangkatan. Namun secara umum, kami memahami dan menaati imbauan untuk tidak memberangkatkan jama’ah umroh kali ini,” ujar Fahry.
Dikatakan Fahry, penyelenggaraan umroh di masa pandemi sekaligus menjadi barometer penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/2022 M mendatang.
“Penundaan ini tentu keputusan yang pahit. Tapi ini dilakukan demi kebaikan bersama. Kami harap semua bisa memahami dan semoga ada hikmah dari keputusan ini,” katanya.
Olehnya itu, Ia berharap kepada seluruh umat Islam khususnya jama’ah umroh yang ada di wilayah Kabupaten Pohuwato dan Provinsi Gorontalo yang saat ini ada kurang lebih 1000 jama’ah umroh yang siap berangkat dari beberapa travel sebagai daftar tunggu jama’ah umroh.
“Saya berharap untuk jama’ah umroh, dengan tertundanya ini, para jama’ah tetap bersabar, karena memang istilah Maqashid Al Syari’ah, memelihara keselamatan diri itu lebih diutamakan, kenapa pemerintah untuk tidak memberangkatkan jama’ah umroh kali ini”, harapnya.
“Insha Allah dalam waktu dekat, kalau pemberangkatan jama’ah umroh ini lolos dengan peraturan protkes yang cukup ketat, maka itu akan menjadi isyarat pelaksanaan ibadah haji tahun depan 2022, Insha Allah bisa dilaksanakan”, pungkasnya. (Kris)




