Keluarga Korban Hanyut di Sungai Paguyaman Membutuhkan Bantuan
M’Bhargo, Gorontalo (Boliyohuto) – Dua orang, Sumitra Isini (29) dan Akbar Diangi (9), masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan setelah terseret arus Sungai Paguyaman, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, pada Sabtu (3/1) lalu.
Kejadian tragis ini terjadi ketika Sumitra dan Akbar berusaha menyeberangi sungai yang debit airnya meningkat drastis usai hujan deras. Mereka terseret arus sungai yang deras dan hanya Yasin Isini (10), adik Akbar, yang berhasil selamat.
“Yasin masih dalam kondisi syok, tapi Alhamdulillah dia selamat,” kata Rinto Diangi, suami Sumitra dan ayah Akbar, dalam wawancara dengan awak media. Rinto mengungkapkan bahwa keluarga sangat membutuhkan bantuan dan doa dari masyarakat agar Sumitra dan Akbar segera ditemukan dengan selamat.
Tim SAR gabungan, termasuk Babinsa Koramil 1315-05/Boliyohuto dan Basarnas, masih terus melakukan pencarian intensif. Mereka menyusuri sungai menggunakan perahu karet dan melakukan penyisiran di sepanjang tepi sungai.
Saat awak media mendatangi rumah Rinto Diangi pada Kamis, 8 Januari 2026, pukul 10.44 Wita, Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Rinto masih terlihat sangat khawatir dan berharap agar istrinya dan anaknya segera ditemukan.
Dengan bantuan Bapak/Ibu sekalian, semoga keluarga Sumitra dan Akbar dapat melalui masa sulit ini dengan sabar dan tabah. Bantuan dapat disalurkan melalui Rinto Diangi di Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo. Masyarakat juga dapat berdoa untuk keselamatan Sumitra dan Akbar dengan mengirimkan doa ke alamat tersebut.
Kami berharap agar Sumitra dan Akbar segera ditemukan dengan selamat dan kembali ke pelukan keluarga. Semoga doa dan bantuan masyarakat dapat membantu keluarga korban melalui masa sulit ini.
Yohanes.




