Pani Gold Mine Lanjutkan Komitmen, Dukung Normalisasi dan Pemeliharaan Intake Air Terang PDAM

POHUWATO, MBHARGONEWS.COM – Pani Gold Mine berkolaborasi dengan PDAM Tirta Moolango melakukan pengerukan sedimentasi dan pemeliharaan fasilitas Intake Air Terang di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran air sekaligus mengantisipasi gangguan pasokan air bersih kepada masyarakat di Bumi Panua.
Pengerjaan berlangsung selama dua hari, yakni pada 15-16 Oktober 2026, dengan mengerahkan satu unit excavator.
Dalam kegiatan tersebut, tim menyelesaikan tiga pekerjaan utama, yaitu pengerukan endapan lumpur sepanjang 30 meter dengan ketebalan mencapai 50 sentimeter, perataan sisa material, serta pembersihan kolam pengendapan atau sediment pond.
Pemeliharaan ini dilakukan di tengah penurunan debit air akibat kemarau panjang yang berdampak pada berkurangnya ketersediaan air bagi masyarakat.
Kondisi tersebut sekaligus dimanfaatkan sebagai momentum untuk membersihkan fasilitas penampungan dari tumpukan lumpur sebelum debit air meningkat saat musim hujan.
Pengerukan sedimentasi dinilai penting untuk mencegah masuknya air berlumpur ke sistem distribusi Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik PDAM.
Tanpa pemeliharaan secara berkala, endapan lumpur berpotensi menyumbat saluran dan menurunkan kualitas air bersih yang didistribusikan ke rumah-rumah warga.
Direktur PDAM Tirta Moolango, Kaharudin Rahim, mengapresiasi dukungan Pani Gold Mine dalam pekerjaan pemeliharaan fasilitas tersebut.
“Kami berterima kasih atas bantuan dari pihak perusahaan yang memfasilitasi PDAM dalam pengerukan ini. Kami sangat mengapresiasi langkah perusahaan karena sudah beberapa kali membantu pekerjaan pemeliharaan seperti ini,” ucap Kaharudin.
Sementara itu, CSR Manager Pani Gold Mine, Fabilia Merung, mengatakan dukungan terhadap pengerukan dan pemeliharaan aset PDAM merupakan bagian dari komitmen rutin perusahaan.
Menurutnya, musim kemarau menjadi waktu yang tepat untuk melakukan normalisasi jalur air dan mempersiapkan infrastruktur menghadapi peningkatan debit air saat musim hujan.
“Kami memang melihat musim kemarau ini sebagai momentum paling tepat untuk melakukan normalisasi jalur air secara menyeluruh,” jelas Fabilia.
Ia menambahkan, persiapan sejak dini diperlukan agar fasilitas penampungan dapat berfungsi optimal ketika musim penghujan tiba.
“Dengan persiapan sejak dini, kami ingin memastikan infrastruktur penampungan berada dalam kondisi optimal. Ketika musim penghujan tiba nanti, fasilitas sudah siap menampung debit air secara maksimal tanpa hambatan, dan pasokan ke warga tetap aman terjaga,” tambahnya.
Melalui kegiatan pemeliharaan tersebut, Pani Gold Mine berharap sinergi dengan pemerintah daerah dan PDAM Tirta Moolango dapat terus terjalin untuk mendukung perbaikan infrastruktur umum serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang.
Tentang Pani Gold Mine
Pani Gold Mine merupakan proyek pertambangan emas yang beroperasi di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Perusahaan menyatakan berkomitmen menjalankan kegiatan operasional dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja, menerapkan prinsip Zero Harm, mengelola lingkungan secara bertanggung jawab, serta memberikan kontribusi positif bagi keberlanjutan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.




