Panen Raya Nasional 2026, Pemkab Pohuwato Tegaskan Dukungan Ketahanan Pangan

MBharGoNews.com – Pengumuman swasembada pangan nasional tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Panen Raya dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjadi momentum penting bagi sektor pertanian nasional dan kegiatan tersebut diikuti seluruh kepala daerah se-Indonesia secara daring.
Di Kabupaten Pohuwato, agenda nasional ini diikuti Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, secara virtual dari Aula Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Duhiadaa, Kecamatan Duhiadaa, Rabu (7/1/2026) kemarin.
Hadir pula Kepala Dinas Pertanian Pohuwato, Kamri Alwi, serta dihadiri unsur terkait, di antaranya Danrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang dan Dandim 1313/Pohuwato, Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyampaikan bahwa Indonesia telah berhasil mencapai swasembada beras pada tahun 2025. Capaian tersebut dinilai sebagai tonggak sejarah baru dalam perjalanan ketahanan pangan nasional.
Presiden Prabowo juga menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras para petani yang didukung sinergi pemerintah pusat dan daerah, serta kebijakan strategis yang berpihak pada sektor pertanian, termasuk pemanfaatan teknologi modern.
“Hari ini adalah tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia. Dengan kerja keras petani, pemerintah daerah, serta seluruh elemen bangsa, Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan dan tidak lagi bergantung pada impor beras. Ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal menuju kemandirian pangan yang berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat,” tegas Presiden Prabowo.
Menanggapi hal tersebut, Wabup Iwan Adam, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian nasional yang dinilainya melampaui target awal pemerintah.
Wabup Iwan mengungkapkan, target swasembada pangan yang sebelumnya diproyeksikan dapat tercapai dalam kurun waktu empat tahun, kemudian dipercepat menjadi tiga tahun, bahkan satu tahun, akhirnya berhasil diwujudkan.
“Kita patut bersyukur. Target swasembada yang awalnya diproyeksikan empat tahun, lalu dimajukan menjadi tiga tahun, bahkan satu tahun, ternyata bisa tercapai,” ungkap Wabup Iwan.
Lebih lanjut, Wabup Iwan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas pertanian dan perluasan areal tanam di daerah.
Saat ini, kata Wabup Iwan, Pemkab Pohuwato tengah melaksanakan program cetak sawah seluas 5.642 hektare sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan daerah.
“Launching program cetak sawah ini telah dilaksanakan di Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, tepatnya di kawasan aliran irigasi Bendungan Randangan,” jelas Wabup Iwan.
Terakhir, Wabup Iwan menyampaikan kehadirannya dalam kegiatan nasional tersebut merupakan mandat langsung dari Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, yang pada waktu bersamaan memiliki agenda lain.
“Bapak Bupati memandatkan kami untuk menghadiri kegiatan ini sebagai bentuk dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pohuwato terhadap program strategis nasional di bidang pangan,” pungkas Wabup Iwan.




