Plt Kadis Kesehatan Pohuwato Ingatkan Vaksinasi Anak Butuh Tanggung jawab Bersama

MBharGoNews.com, Pohuwato – Demi mencapai tujuan pemerintah daerah menyangkut pemberantasan wabah covid-19 di Kabupaten Pohuwato, serta mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar peserta didik, Rabu (26/01/2022) SDN 07 Marisa menggelar vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun.
Kegiatan vaksinasi tersebut selain dihadiri Plt Kadis Kesehatan Pohuwato Rusmiati Pakaya, juga hadir Camat Marisa Mohammad Huntoyungo, Kapolsek Marisa, Bhabinkamtibmas/Babinsa, para Vaksinator Puskesmas Marisa serta Orang tua dan wali anak SDN 03 Marisa.
Dalam penyampaiannya, Plt Kadis Rusmiati Pakaya yang juga selaku Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Pohuwato mengatakan bahwa progres vaksinasi di Kabupaten Pohuwato mengalami kemajuan yang sangat signifikan.
Tentu capaian ini, kata Rusmiati Pakaya, tak lepas dari peranan dan dukungan dari seluruh pihak, baik lembaga kepemudaan, pendidikan dan masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kami melakukan monitoring diksar di SDN 07 marisa, dan setelah kami melakukan pengawasan khususnya vaksinasi anak-anak hingga saat ini belum ada laporan tentang adanya gejala-gejala setelah vaksin”, jelasnya.
Selanjutnya, kepada Kepala Sekolah dan Guru-guru SDN 07 marisa, dirinya mengajak agar tetap meningkatkan pengawasan dan melakukan edukasi terhadap peserta didik.
“Kami melihat begitu besar antusias orang tua siswa, guru dan anak-anak untuk mensukseskan kegiatan vaksinasi ini, tentunya kami sangat menyampaikan terimakasih”, imbuh Rusmiati.

Dirinya pun berharap kegiatan vaksinasi anak-anak ini dapat membawa kemajuan positif demi mencapai tujuan program pendidikan pemerintah pusat dan daerah.
Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SDN 07 Marisa Titi Katili, mengatakan bahwa vaksinasi hari ini untuk anak kelas 1 hingga kelas 6. “Hari ini kelas 1 hingga kelas 6, untuk dosis pertama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap setalah vaksinasi ini, anak-anak bisa selalu dalam keadaan sehat.
“Untuk para orang tua untuk memberikan dukungan pada sekolah yang memberikan vaksin pada siswa di sekolah,” jelasnya. (Kris)




