Bersama P2TP2A dan Forum Anak Daerah Panua, DP3AP2KB Pohuwato Gelar Fun Festival GHENUSA

MBharGoNews.com, Pohuwato – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional dan Hari Keluarga Nasional Tahun 2022 Tingkat Kabupaten Pohuwato. DP3AP2KB melalui Bidang P2TP2A dan Forum Anak Daerah menggelar Fun Festival GHENUSA (Generasi Hebat Nusantara).
Dengan mengangkat tema ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’. Kegiatan ini di ikuti oleh Anak-anak dari tingkat Taman Kanak-kanak, Pendidikan Usia Dini, tingkat SMP, SMA dan SMK di Kabupaten Pohuwato.
Kegiatan pun di awali dengan persembahan Tarian Tidi oleh Anak-anak TK Negeri Pembina, yang berlangsung di Gedung Panua Kantor Bupati Pohuwato, Senin (25/07/2022).
Dalam laporannya, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Pohuwato Hj Hamkawaty M Mbuinga melaporkan bahwa selain Hari Anak Nasional yang digelar hari ini, dirangkaikan juga dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas). Dimana, puncak pelaksanaan Harganas sudah dilaksanakan pada tanggal 29 Juni beberapa waktu lalu.
“Kepada Pak Bupati yang sudah menyempatkan hadir, kami selaku OPD DP3AP2KB Pohuwato mengucapkan banyak-banyak terima kasih, juga kepada Bapak Ibu yang telah mensupport sehingga kegiatan hari ini bisa berjalan dengan baik dan sukses”, ujar Hamkawaty.

Sementara itu, Bupati Pohuwato Saipul A Mbuinga yang turut hadir dalam kemeriahan itu menyampaikan Selamat Hari Anak Nasional dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) untuk seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Pohuwato.
Bupati Saipul menjelaskan, peringatan Hari Anak Nasional tidak harus sekedar untuk mendatangkan kemeriahan saja. Namun, harus dibarengi dengan misi yang lebih mulia, guna mensosialisasikan hak-hak anak yang telah disepakati dunia dan diratifikasi oleh Pemerintah Republik Indonesia dalam UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
Dimana setiap anak sejatinya adalah manusia yang sama dengan orang dewasa dan memiliki hak asasi untuk diakui dan dihargai. Anak juga, katanya, berhak mendapatkan pelayanan pendidikan dan pengajaran yang bermutu sesuai dengan potensi, minat, dan bakat dan diberikan kebebasan berpendapat didasari dengan nilai kesusilaan dan kepatuhan.
“Saya mengajak mari berhati-hati dalam mengasuh anak. Mengasuh dan mendidik anak tidak hanya memberi materi namun lebih memberikan kasih sayang dan pengajaran berharga bagi masa depan anak,” ujarnya
Selanjutnya, Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada forum anak daerah atas kontribusi besar lewat karya dan prestasi nyata memajukan seni serta bakat anak di tingkat provinsi hingga nasional.
“Ini bukanlah akhir tujuan forum, tetapi merupakan sebuah proses bagi anak sebagai agen pelapor dan pelopor. Kegiatan ini adalah proses mengawal dan mendampingi anak kita agar sampai kepada hal yang positif,” terang Bupati Saipul Mbuinga. (Kris)




