Uncategorized

Readsi Pohuwato Bekali Rumah Tangga Petani Cara Kelola Keuangan

MBharGoNews.com, Pohuwato – Sebanyak 504 petani READSI asal Pohuwato mengikuti pelatihan Literasi Keuangan tentang pengelolaan tanaman komoditi holtikulturan, jagung, padi sawah, pekarangan dan perkebunan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di 6 Provinsi dan 18 Kabupaten dan dibuka langsung secara virtual oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.H.

Dalam arahannya Menteri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpo memberikan sejumlah motivasi kepada para petani untuk meningkatkan produksi pertanian yang sejak dulu menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

“Bapak dan Ibu petani harus semangat dalam meningkatkan produksi pertanian, karena pertanian tidak akan pernah mati sampai kapanpun dan sangat dibutuhkan manusia diseluruh belahan bumi”, katanya.

Syahrul menambahkan, saat ini pemerintah telah menyiapkan anggaran khusus untuk peningkatan produksi melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Sebelumnya kegiatan pelatihan READSI ini mendapatkan pendampingan dari perwakilan NPMO Kementerian Pertanian dan Pengawas Mutu Pelatihan WI Ciawi Bogor.

Pada saat pembukaan melalui zoom, Tim Kementerian Pertanian langsung mengunjungi Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga dilokasi untuk membahas lebih dalam terkait program tersebut.

“Saya sangat apresiasi atas bantuan dari program READSI yang sudah memasuki tahun kelima dan sudah banyak memberi bantuan ke Kabupaten Pohuwato. Kami sangat berharap program ini bisa sukses dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pohuwato. Dan kami sangat berharap program ini masih bisa dilanjutkan di Kabupaten Pohuwato”, kata Bupati Saipul A Mbuinga.

Ditempat yang sama, tim NPMO Kementan yang diwakili Dr. ismane besama juga menyampaikan edukasi serta arahan kepada setiap petani hortikultura di Kabupaten Pohuwato.

“Saya bangga bisa bertemu dengan Bapak Ibu petani, wilayah pohuwato sudah saya kelilingi dari ujung Popayato, Taluditi sampai Dengilo, saya kagum dengan potensi pertanian di Kabupaten Pohuwato, Bapak Ibu jangan pernah menyerah, pertanian pohuwato sangat menjanjikan, pesan saya tetap semangat dan jangan lupa bahagia”, ujar Ismane.

Ismane pun mengakui, hadirnya pelatihan ini untuk memudahkan petani dalam menentukan target musim panen melalui sistem catatan pengelolaan keuangan rumah tangga dan keuangan usaha tani.

Sebagai informasi, kegiatan pelatihan akan dilaksanakan selama 4 hari sejak tanggal 20 hingga 23 Agustus 2022 dengan menghadirkan pemateri dari pihak Bank SulutGo Cabang Marisa. Khusus di Kabupaten Pohuwato terdapat sejumlah lokasi READSI, meliputi 6 kecamatan dan 18 desa.

Diantaranya Popayato barat (Molosifat Utara, Dudewulo dan Tunas Jaya), Popayato Timur (Milangodaa, Londoun dan Marisa), Taluditi (Makarti Jaya dan Tirto Asri), Patilanggio (Balayo, Iloheluma dan Dudepo), Lemito (Suka Damai, Wonggarasi Tengah dan Babalonge), Dengilo (Karya Baru, Popaya dan Padengo).

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato Kamri Alwi, S.Pi., M.Si di dampingi Kepala Bidang Penyuluhan Punguanta Pandeangan, S.TP., M.Si, juga memberikan arahan dan masukkan tentang pemanfaatan dana KUR ke petani. “Agar supaya dana KUR ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal”, kata Kadistan Pohuwato Kamri Alwi. (Kris)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button