Kejar Target 5 Ribu Hektare, Rakor Cetak Sawah Pohuwato Bahas Opsi Perpanjangan Waktu

MBharGoNews.com – Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Cetak Sawah Kabupaten Pohuwato kembali digelar sebagai langkah strategis mendorong pencapaian target program nasional di sektor pertanian.
Kegiatan berlangsung di Hotel Aston Kota Gorontalo, Sabtu (28/2/2026), dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bersama Pangdam XIII/Merdeka, Mirza Agus.
Rakor tersebut turut dihadiri Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, didampingi Kepala Dinas Pertanian Pohuwato Kamri Alwi. Hadir pula Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Toga Parlindungan Sihotang, Dandim 1313 Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada percepatan pelaksanaan program cetak sawah di Kabupaten Pohuwato, khususnya menyangkut tenggat waktu yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Sejumlah dinamika dan kendala teknis di lapangan diakui menjadi tantangan yang berpotensi memengaruhi capaian target.
Bupati Saipul Mbuinga menjelaskan bahwa jajaran TNI di bawah komando Pangdam XIII/Merdeka terus mengupayakan langkah maksimal agar program percetakan sawah dapat berjalan sesuai rencana. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, serta pemerintah provinsi dalam mengawal program strategis tersebut.
Pemerintah Provinsi Gorontalo juga mendorong agar koordinasi lintas sektor terus diperkuat, termasuk melakukan konsultasi intensif dengan kementerian terkait. Langkah ini dinilai penting untuk merespons berbagai perkembangan dan kondisi riil di lapangan yang memerlukan penyesuaian kebijakan.
Bupati Saipul menegaskan kepada jajaran Dinas Pertanian Pohuwato agar terus berkoordinasi secara intensif dengan TNI dan Dinas Pertanian Provinsi. Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga komitmen bersama demi memastikan keberhasilan program.
Terkait target penyelesaian hingga Maret mendatang, Bupati Saipul mengakui perlunya evaluasi ulang melihat perkembangan situasi terkini. Ia pun meminta agar Gubernur Gorontalo dapat mengonsultasikan kemungkinan perpanjangan waktu kepada menteri terkait.
“Kita semua berkomitmen agar target kurang lebih 5 ribu hektare dapat tercapai dengan baik. Yang terpenting adalah hasilnya maksimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Rakor ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus menyukseskan program strategis nasional di Kabupaten Pohuwato.



