Uncategorized

Atasi Stunting, Asisten Pemkesra Pohuwato Launching Dashat dan 22 Kampung Keluarga Berkualitas

 

MBharGoNews.com, Pohuwato – Bupati Pohuwato diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Arman Mohamad menghadiri sekaligus melaunching program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) dan pencanangan pembentukan 22 Kampung Keluarga Berkualitas (KB) baru, di Kampung KB Desa Bulili, Kecamatan Duhiada’a, Kabupaten Pohuwato, Kamis (01/09/2022).

Acara yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pohuwato ini turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Gorontalo Dra Hj Hartati Suleman M.Pd, Kadis DP3AP2KB Hj Hamkawaty M Mbuinga, S.Pd., MM, Pimpinan OPD terkait, perwakilan Dandim 1313/Pohuwato, Camat Duhiada’a, Kepala KUA Duhiada’a, Kepala Puskesmas Duhiada’a, TP-PKK Kabupaten dan Kecamatan, para Kepala Desa, para PKB, PPKBD dan sub PPKBD, serta undangan lainnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Dra. Hj. Hartati Suleman, M.Pd dalam kesempatan itu menyampaikan, pemerintah hingga saat ini sangat memperhatikan kita, apalagi keadaan stunting di Provinsi Gorontalo khususnya di wilayah Kabupaten Pohuwato terbilang tinggi.

“Dimana untuk nasional ada diangka 24.4 persen, Provinsi Gorontalo pada posisi 29 persen, itu turunnya dari 34.86 persen dari data SGBI”, ungkap Hartati.

Sehingga, berbagai program pun didatangkan pemerintah untuk bagaimana mengantisipasi dan mencari solusi menurunkan angka stunting.

“Dan semua ini menjadi tugas kita bersama, yang harus menurunkan angka stunting lewat program-program yang telah diberikan pemerintah kepada kita, baik pemerintah pusat sampai pemerintah daerah, salah satunya ialah dengan di launchingnya Kampung Keluarga Berkualitas atau Kampung Baru ini”, kata Hartati Suleman.

Sementara itu, Bupati Pohuwato dalam sambutan yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Arman Mohamad menjelaskan bahwa terbitnya Keputusan Presiden RI Nomor 3 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas, maka penamaan dari Kampung Keluarga Berencana diubah menjadi Kampung Keluarga Berkualitas.

Dan salah satu tugas pemerintah daerah dalam instruksi presiden tersebut, katanya, adalah terbentuknya Kampung Keluarga Berkualitas di semua desa dan kelurahan sampai tahun 2024.

“Saya berharap kepada para Kepala Dinas dan para Camat, target tersebut dapat tercapai sebelum tahun 2024 berakhir, dan diharapkan masyarakat dapat menikmati manfaat program dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting,” pungkasnya.

Dengan di launchingnya program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) dan pencanangan pembentukan 22 Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Baru, Kepala Dinas P3AP2KB, Hj. Hamkawaty M Mbuinga, S.Pd., MM berharap, apa yang menjadi harapan dari Bapak Presiden percepatan penurunan stunting di Indonesia yang di targetkan pada tahun 2024 berada pada 14 persen tercapai.

“Untuk itu, mari kita bergandengan tangan, bekerja bersama dan sama-sama bekerja untuk mencapai apa yang menjadi harapan dari kita semua yaitu anak-anak kita bebas dari stunting”, ujarnya.

Sekedar diketahui, bahwa tahun 2022 ada 22 Desa yang dicanangkan menjadi Kampung Keluarga Berkualitas di Kabupaten Pohuwato yaitu : Desa Padengo, Desa Buhu Jaya, Desa Molamahu, Desa Pohuwato, Desa Marisa Utara, Desa Buntulia Utara, Desa Karya Indah, Desa Padengo, Desa Mekar Jaya, Desa Dudepo, Desa Suka Makmur, Desa Huyula, Desa Sari Murni, Desa Malango, Desa Bohusami, Desa Limbula, Desa Lemito Utara, Desa Babalonge, Desa Tahele, Desa Telaga, Desa Trikora, dan Desa Molosipat Utara. (Kris)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button