Biaya Wisuda Universitas Muhammadiyah Manado Dinilai Transparan, Polemik Selesai

M’Bhargo,Sulut (Manado) – Polemik terkait besarnya biaya wisuda di Universitas Muhammadiyah (Unmu) Manado akhirnya mendapat kejelasan. Wakil Rektor II Unmu Manado menegaskan bahwa seluruh proses penggunaan dana telah dijalankan secara transparan dan sudah disampaikan kepada mahasiswa.
Sebelumnya, sejumlah mahasiswa mempertanyakan biaya wisuda sebesar Rp3.200.000 per orang yang telah mereka bayarkan. Awalnya, wisuda yang dilaksanakan pada Juli 2025 direncanakan berlangsung di sebuah hotel, namun kemudian dipindahkan ke lingkungan kampus. Hal itu menimbulkan tanda tanya dari sebagian mahasiswa.
Warek II Unmu Manado dalam keterangannya menjelaskan bahwa perubahan lokasi dilakukan atas masukan dari Rektor, dengan tujuan agar para tamu dan undangan dapat mengenal lebih dekat lingkungan kampus. “Sejak awal, pihak kampus sudah menyampaikan bahwa wisuda dipindahkan ke kampus, dan dana Rp3,2 juta itu juga mencakup toga dan perlengkapan wisuda,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan wisuda diserahkan kepada pihak vendor. Namun, karena ditemukan sejumlah kekurangan teknis, pihak kampus melakukan komplain dan vendor diwajibkan mengembalikan sekitar 30 persen biaya. Dari hasil pengembalian itu, kampus menerima kurang lebih Rp50 juta.
Melalui musyawarah dengan mahasiswa, dana pengembalian tersebut akan dibagikan secara proporsional kepada 194 mahasiswa. Namun, ada juga sebagian mahasiswa yang memilih mengikhlaskan dana itu sebagai bentuk terima kasih kepada kampus atas pendidikan yang telah diberikan.
Dengan adanya penjelasan resmi ini, pihak kampus memastikan persoalan biaya wisuda sudah selesai dan tidak lagi menimbulkan polemik.
( kaperwil sulut jansen Rarung)




