Bupati Saipul Mbuinga Minta Tingkatkan Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting di Pohuwato

MBharGoNews.com, Pohuwato – Bupati Pohuwato Saipul A Mbuinga menghadiri rapat koordinasi lintas sektor yang dirangkaian dengan pengukuhan tim percepatan penurunan stunting tingkat Kabupaten Pohuwato, bertempat di aula Kantor Camat Dengilo, Rabu (08/06/2022).
Turut hadir Wakil Bupati Pohuwato Hj Suharsi Igirisa, Dandim 1313/Pohuwato Letkol Infantri Togu Pandapotan Gabriel Malau, para Asisten Setdakab Pohuwato, Pimpinan OPD, serta Kepala DP3AP2KB Pohuwato Hj Hamkawaty M Mbuinga. Selanjutnya pada pengukuhan itu, diikuti pula seluruh Camat-camat sebagai Ketua TPPS Kecamatan.
Acara pun dibuka secara resmi dengan sambutan dari Bupati Pohuwato Saipul A Mbuinga. Lalu dirangkai dengan Pengukuhan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pohuwato.
Adapun susunan kepengurusan TPPS Kabupaten Pohuwato yakni Pengarah, Ketua Bupati Pohuwato, Anggota Bapak Ibu yang tergabung pada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Selain itu, untuk pelaksana, Ketua, Wakil Bupati Pohuwato, Wakil Ketua, Sekretaris Daerah, Kepala Baperlitbang, Ketua TP-PKK Pohuwato, Sekretaris, Kadis DP3AP2KB dan dilengkapi bidang-bidang.
Selanjutnya kemudian Bupati Saipul A Mbuinga membacakan pernyataan komitmen pemda pohuwato dalam rangka percepatan penurunan stunting yang ada di Kabupaten Pohuwato.
Disisi lain, untuk penandatanganan komitmen bersama oleh pemangku kepentingan tentang pendampingan konseling dan pemeriksaan kesehatan 3 bulan pra nikah sebagai upaya pencegahan stunting dari hulu oleh Kadis Kesehatan, Kadis DP3AP2KB, Kakan Kemenag, KUA se-Pohuwato dan Camat se-Pohuwato serta dari unsur BKKBN Provinsi, dan diakhiri pembacaan ikrar dan komitmen bersama pemangku kepentingan dalam rangka percepatan penurunan stunting yang diwakili Camat Randangan dan KUA Dengilo.
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga mengatakan, salah satu fokus pemda pohuwato saat ini adalah pencegahan stunting, karena upaya ini bertujuan agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dalam rangka mempersiapkan generasi emas 2045.

“Penanganan kasus stunting sangat membutuhkan perhatian serta kerjasama lintas sektor melalui kolaborasi dalam upaya memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap bahaya dari stunting. Olehnya tim yang sudah dibentuk ini kiranya dapat bekerja maksimal dalam rangka menurunkan angka stunting di Pohuwato”, jelas Bupati Saipul.
Kepada TPPS, orang nomor satu di Kabupaten Pohuwato ini berharap, agar dapat melaksanakan pendampingan keluarga, sebagai upaya percepatan penurunan stunting di tingkat desa dan kelurahan. Bupati Saipul juga berjanji akan mendukung TPPS tersebut dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya.
Sebelumnya Kepala DP3AP2KB, Hamkawaty Mbuinga melaporkan bahwa rapat koordinasi lintas sektor tersebut sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 dan Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional RI Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia Tahun 2021-2024.
“Tujuannya adalah untuk menganalisis sebaran stunting yang terjadi di kabupaten pohuwato dan terintegrasinya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Pohuwato”, kata Hamkawaty M Mbuinga. (Kris)




