Uncategorized

Pemprov Dinilai Lambat Tangani Jalan Duhiada’a Patilanggio

 

MBharGoNews.com, Pohuwato – Akhir-akhir ini, tak sedikit masyarakat mengeluhkan dan mempertanyakan tentang kondisi jalan Duhiada’a Patilanggio yang telah mengalami kerusakan, yang tidak lain adalah merupakan urusan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Melihat tak kunjung adanya perhatian dari Pemerintah Provinsi ini, membuat masyarakat di sekitar jalan yang mengalami kerusakan tersebut, maupun masyarakat pengguna jalan mulai menduga dan merasakan adanya unsur kesengajaan dari pihak pemerintah provinsi untuk nampaknya bermaksud mengulur-ulur penanganan sejumlah jalan yang rusak di sejumlah wilayah, terutama akses yang menghubungkan Kecamatan Duhiada’a dan Kecamatan Patilanggio, disitu terdapat beberapa titik jalan yang rusak parah.

Dugaan adanya unsur kesengajaan itu, menurut masyarakat tersebut, memang tak sepenuhnya benar. Tetapi, hal ini patut disinyalir karena salah satunya akibat konsentrasi Rusli Habibie sebagai Gubernur saat ini terkesan lebih mengarah kepada masalah-masalah kepentingan politik.

Sehingga, menurut sejumlah masyarakat, bahwa yang bukan pendukung tentunya tidak bisa berharap banyak untuk segera mendapat sentuhan atau penanganan secara cepat dari provinsi, seperti dengan urusan perbaikan jalan yang rusak itu akan berpotensi menjadi lambat penanganannya karena mungkin dinilai masyarakat di sekitar bukan termasuk pendukung.

Hal-hal yang tidak sehat ini, menurut masyarakat sudah banyak terjadi, bukan hanya sebatas pada permasalahan jalan, tetapi merembes ke hal-hal penanganan pembangunan lainnya.

Dan fenomena-fenomena ini, menurut masyarakat lagi, adalah sudah menjadi rahasia umum yang memang kerap terjadi menjelang pemilihan kepala daerah.

Tetapi hal ini, kata masyarakat, sangat tidak patut untuk dibiasakan dan amat tak baik untuk dibiarkan, karena sudah pasti yang menjadi korban adalah masyarakat itu sendiri. Misalnya, mobilitas maupun aktivitas ekonomi masyarakat bisa terganggu karena terhambat dengan kondisi akses jalan yang rusak.

Selain itu, katanya, kondisi jalan yang tidak layak dilalui itu juga sangat berpotensi menimbulkan terjadinya kecelakaan lalulintas. Sehingganya, masyarakat lah yang menerima semua resiko dan bahayanya. “Apa mungkin ini tidak bisa dipikirkan oleh pemerintah provinsi?”, ujar salah seorang sopir angkutan di Pohuwato.

Sementara itu, Bupati Pohuwato Saipul A Mbuinga dalam sambutannya saat Musrenbang tingkat Kecamatan di Aula Kantor Camat Marisa, Jum’at (18/02/2022) siang tadi mengungkapkan tentang keluhan kondisi jalan yang rusak di sejumlah titik di Kabupaten Pohuwato khususnya di Kecamatan Duhiada’a menuju Kecamatan Randangan.

Bupati Pohuwato Saipul A Mbuinga mengaku sangat prihatin dan menyayangkan lambatnya penanganan Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap segala urusan pembangunan di daerah. Misalnya, jalan yang ada di Kabupaten Pohuwato itu.

Jalan yang rusak itu, kata Bupati Saipul, memang di wilayah di Kabupaten Pohuwato, namun soal perbaikannya menjadi kewenangan dan tanggung jawab Pemerintah Provinsi.

“Katakanlah seperti Duhiada’a Patilanggio yang sekarang sudah ditanami pohon pisang ditengah jalan oleh masyarakat, ini adalah sebagai bentuk protes dan kekecewaan masyarakat lambatnya penanganan infrastruktur jalan tersebut. Memprihatinkan, termasuk saya kalau lewat disitu juga merasa terganggu tapi ini sekali lagi adalah kewenangan provinsi bukan kewenangan daerah”, ujar Bupati Saipul A Mbuinga. (Kris)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button