POHUWATO

Penurunan Insentif Para Imam Di Pohuwato, Ini Tanggapan Nasir Giasi

M”Bhargo,Pohuwato-Adanya keluhan pemberian insentif bagi para imam di Kabupaten Pohuwato yang dinilai kurang dari nominal yang diterima dimasa kepemerintahan Syah (Syarif-Amin) , Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Nasir Giasi turut memberikan tanggapan.

Menurutnya, refocusing anggaran yang dialami seluruh daerah turut memberikan dampak kepada masyarakat kecil.

“Untuk refocusing anggaran itu kita mengalami hampir tiga tahun berturut-turut. Saat ini ada dua, refocusing (Pemotongan) dan realokasi (pemindahan) sehingga harapan kami dampaknya tidak berpengaruh terhadap program-program yang berhubungan dengan kerakyatan, dan kalau pun terjadi mungkin lebih kita arahkan ke program bentuk-bentuk fisik,” Kata legislator Golkar kepada awak media usai rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pohuwato, Sabtu (27/2/2022)

Sementara untuk penurunan nominal insentif yang diterima oleh para Imam dan pembantu Iman, Nasir sendiri mengatakan dirinya sementara melakukan koordinasi dengan Bupati dan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) terkait persoalan penurunan insentif para Imam.

“Memang ada hal yang harus dicarikan solusi, khususnya peringatan oleh BPK, audit oleh BPK terhadap insentif ini, sehingga mami tidak boleh membiarkan itu dan terus berkoordinasi dengan BPK untuk mencari solusi bagimana hal-hal yang sudah diterapkan pada pemerintahan kemarin khusus untuk masalah insentif ada solusi yang ditawarkan oleh pemerintahan SMS, apalagi ini menjelang bulan Suci Ramadhan saya kira para Imam dan pegawai sari adalah garda terdepan untuk dalam syiar islam, yang initinya adalah hasil audit BPK ini yang masih kita diskusikan,” Tandasnya. (Redaksi)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button