DAERAH

Pertanyakan Keberadaan Aleg, Petani Plasma Ungkapkan Kekecewaanya

M’Bhargo, Gorontalo ( Pohuwato)-Kekecewaan mendalam dirasakan oleh massa aksi perwakilan petani plasma yang mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Pohuwato untuk menyampaikan aspirasi mereka. Kedatangan mereka yang membawa tuntutan terkait realisasi hak plasma justru disambut dengan fakta yang mengecewakan: tidak ada satu pun anggota DPRD POHUWATO yang berada di kantor untuk menemui rakyatnya sendiri. Khususnya para wakil rakyat dari dapil 3 Pohuwato

Ratusan petani plasma yang datang dari wilayah popayato cs hadir dengan harapan dapat berdialog langsung dengan para wakil rakyat. Mereka ingin menyampaikan keluhan, meminta kepastian, serta mendesak DPRD menjalankan fungsi pengawasan terhadap perusahaan yang hingga kini belum merealisasikan kewajiban plasma sebagaimana diatur dalam perundang-undangan.

Namun realitas di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Kantor DPRD yang seharusnya menjadi rumah aspirasi rakyat justru kosong tanpa kehadiran satu pun perwakilan rakyat.

Kondisi ini memicu kekecewaan dan mempertanyakan komitmen DPRD dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya petani plasma yang telah lama menunggu kepastian hak mereka.

Massa aksi menilai, kehadiran fisik wakil rakyat disaat masyarakat membutuhkan adalah bentuk tanggung jawab moral dan politik. Ketidakhadiran tersebut dianggap sebagai pengabaian terhadap suara rakyat kecil yang selama ini berharap DPRD menjadi jembatan penyelesaian persoalan plasma.

“Kami datang dengan tertib dan membawa aspirasi, bukan membuat keributan. Tapi yang kami temukan justru kantor yang kosong tanpa satu pun wakil rakyat. Lalu di mana keberpihakan itu?” ungkap salah satu perwakilan massa aksi.

Petani plasma menegaskan bahwa perjuangan mereka tidak akan berhenti sampai ada respons konkret dari

Bagi para petani, ini bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan soal keadilan, kepastian hukum, dan masa depan keluarga mereka.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button