Sisir Blok Tahanan (Syafa) Petugas Lapas KelasIIA Gorontalo Lakukan Penggeledahan

MBharGoNews.com, Gorontalo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo tidak ada kompromi dan menyatakan perang terhadap penyalahgunaan halinar atau handphone, pungutan liar (pungli), dan narkoba. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya penggeledahan di blok tahanan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (28/02/2022) Pukul 21.00 wita.
Penggeledehan menyasar semua kamar blok hunian syafa, yang dipimpin langsung oleh Kepala Pengamananan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kasim Mohungo, S.Sos.
Kasim meminta penggeledahan dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. “Jangan lakukan intimidasi dan kekerasan ataupun hal-hal yang dapat membuat WBP merasa terganggu dengan penggeledahan yang dilakukan. Sita semua barang yang memang dilarang berada di dalam Lapas”, tegasnya.
Sementara itu Christian L. Mokoginta selaku Kepala Regu Pengamanan Delta yang bertugas malam tersebut menjelaskan demi menciptakan Lapas Kelas IIA Gorontalo bersih dan bebas dari peredaran penyalahgunaan peredaran halinar, penggeledahan akan terus dilaksanakan secara kontinyu tanpa harus menentukan kapan waktu pelaksanaannya.
“Kami sisir semua blok hunian tanpa terkecuali. Apabila dalam penggeledahan ditemukan benda-benda, seperti handphone ataupun narkoba. Maka, WBP tersebut akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku di Lapas,” ucapnya.
Ketika gelar hasil penggeledahan Kasim mengungkapkan usai mendeklarasikan perang terhadap penyalahgunaan peredaran handphone, setiap petugas yang akan melewati pintu 2 harus menitipkan handphone pada loker yang sudah disediakan.
Menurutnya, fungsi pengawasan dan kontrol harus dilakukan dengan baik sehingga tidak ada celah untuk WBP dapat menyelundupkan atau memakai handphone di dalam Lapas.
“Kami telah sediakan warung telekomunikasi dan layanan video call khusus untuk layanan komunikasi bagi WBP di Lapas. Saya berharap petugas dapat melaksanakan tugas dengan baik. Jangan bekerja sama dengan WBP dalam menyelundupkan handphone, apalagi narkoba. Jika kedapatan ada petugas yang melakukan hal tersebut, maka akan ditindak tegas,” tegas Kasim.
Dari hasil penggeledahan ditemukan, sendok dan garpu besi, silet, paku, potongan kabel, dan korek api gas. “Semoga ini menjadi langkah baik demi terwujudnya Lapas yang zero handphone,” ujar Kasim.
Sementara itu, Kepala KPLP juga menjelaskan penggeledahan ini dilaksanakan sesuai SOP di mana setiap kamar digeledah empat petugas. “Selama penggeledahan petugas tidak menemukan narkoba, dan barang-barang terlarang lainnya,” tandasnya.
Sumber : Lapas KelasIIA Gorontalo




