Ratusan Bidan di Pohuwato Meriahkan Puncak HUT IBI Ke-71 tahun 2022

MBharGoNews.com, Pohuwato – Ratusan Bidan di Kabupaten Pohuwato, mengikuti gelaran puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang ke-71, yang digelar di Gedung Panua Kantor Bupati Pohuwato, Jum’at (24/06/2022).
Kegiatan yang mengangkat tema “Perjalanan Panjang Profesi Bidan Menuju Indonesia Maju dan Unggul” diikuti oleh 18 Puskesmas dan Rumah Sakit yang dibagi dalam beberapa kategori sesuai fungsi dan tugas sebagai Bidan.
Ketua Ikatan Bidan Indonesia Cabang Pohuwato, Yayun Gunibala mengatakan di hari puncak perayaan HUT IBI, bisa menjadi satu kekuatan yang bisa bermanfaat untuk pembangunan kesehatan melalui tupoksi sebagai bidan yang memberikan pelayanan kepada perempuan.
“Tentunya, dari segi sumber daya manusia kita sebagai bidan akan terus bekerja sama dengan pemerintah untuk mencapai keberhasilan program-program yang ada didaerah,” ujar Yayun.

Yayun juga menuturkan, dari 325 orang yang berprofesi sebagai Bidan di Pohuwato, terbagi dalam tiga kategori yaitu 37 persen PNS, Tenaga Kontrak 37 persen sementara Abdi ada sekitar 30 persen.
“Ini juga menjadi tantangan kita ke depan. Karena di Pohuwato masih ada ratusan Bidan bahkan Abdi yang masih berjuang dan tetap melayani warga dengan ikhlas,” ungkap Yayun.
Sehingganya, Yayun berharap kepada Pemerintah Daerah untuk bisa mencarikan solusi kepada Bidan yang masih berstatus kontrak bahkan rela menjadi tenaga Abdi untuk bisa diakomodir dalam perekrutan PPPK.
“Mudah-mudahan dengan hadirnya pak Sekda dan pak Nasir di tempat ini, bisa menjadi salah satu wujud perhatian Pemerintah Daerah kepada kita (Bidan) yang statusnya masih di perjuangkan,” ucap Yayun.
Terakhir, Yayun pun berharap kepada seluruh Bidan untuk terus meningkatkan kompetensi keahliannya sebagai Bidan, agar bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau mengatakan profesi Bidan adalah profesi yang sangat mulia dan terdepan untuk keselamatan para wanita.
Iskandar mengatakan pengabdian serta pengorbanan para Bidan bisa menjadi tonggak kemajuan di daerah ini, yang mampu mengaplikasikan Ilmu yang dimiliki untuk melayani masyarakat.
“Saya juga tidak bisa bayangkan dengan yang masih berstatus tenaga abdi, mereka ini ikhlas untuk mengabdikan diri bahkan ada bidan yang berjuang di desa bahkan dusun yang belum di dukung dalam sarana dan prasarananya,” ujar Iskandar.
Mengenai profesi Bidan yang masih berstatus tenaga Kontrak dan Abdi, Iskandar menyentil soal tenaga Honorer yang akan di hapus. Namun, Pemerintah Daerah mengajukan penolakan atas penghapusan tersebut.
“Meskipun ini kebijakan, namun di beberapa daerah melakukan penolakan termasuk di Pohuwato kita tercinta,” ujar Iskandar.
Sehingga Iskandar berharap, ke depan akan ada perubahan lagi, bila perlu tidak lagi mengikuti ujian seleksi melainkan langsung dialihkan menjadi seorang PNS yang nantinya akan dibagi secara proposional.
“Insha Allah ini akan ada solusinya. Apapun nanti yang akan kami lakukan, semoga bisa diwujudkan secara bersama,” terangnya.
Sekda Iskandar Datau pun menitipkan pesan kepada seluruh Bidan, kiranya dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan menjadi tauladan serta penyelamat bagi para Ibu.
“Saya ucapkan selamat Hari Ulang Tahun untuk seluruh Bidan, semoga Ibu-ibu sekalian selalu mendapat Rahmat Allah dalam menjalankan tugas yang mulia ini,” pungkasnya. (Kris)




