HOME

334 Lulus Pendidikan Komcad SPPI Batch 3, Pangdam XIII/Merdeka: Ini Langkah Besar Perkuat Pertahanan

TOMOHON, MBHARGONEWS.COMĀ – Sebanyak 334 peserta resmi menyelesaikan Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial Komponen Cadangan (Komcad) SPPI Batch 3 Tahun 2025. Penutupan pendidikan digelar dalam upacara militer yang berlangsung khidmat di Markas Rindam XIII/Merdeka, Tomohon, Sulawesi Utara, Sabtu (12/07/2025).

Upacara ini dipimpin langsung oleh Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Suhardi, dan menjadi momentum penetapan peserta sebagai bagian dari kekuatan cadangan pertahanan negara.

Dalam amanat yang dibacakannya, Mayjen Suhardi menyampaikan pesan Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, yang menegaskan bahwa program SPPI adalah kebijakan strategis dari Presiden RI untuk memperkuat sistem pertahanan nasional secara menyeluruh.

ā€œProgram ini bukan program biasa. Ini adalah langkah besar reformasi pertahanan berbasis komponen cadangan,ā€ ujar Menhan dalam amanat tertulisnya.

Menhan juga menyampaikan rasa bangga atas semangat dan kedisiplinan para peserta selama 3 bulan menjalani pendidikan militer dan pelatihan manajerial. Ia berharap seluruh peserta mampu mengaplikasikan ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh untuk kemajuan bangsa.

ā€œKalian kini dibekali kemampuan akademik, teknologi, dan kepemimpinan manajerial yang dibutuhkan di era perang modern,ā€ ujarnya.

Rangkaian penutupan ditandai dengan penanggalan tanda siswa, pemasangan pangkat, pengalungan medali, penyerahan ijazah, dan penandatanganan berita acara penyumpahan. Acara ditutup dengan parade pasukan yang memperlihatkan semangat dan kesiapan seluruh peserta.

Sejumlah pejabat tinggi TNI hadir dalam acara ini, antara lain Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, Kapoksahli Pangdam Brigjen TNI Wakhyono, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, Danrindam Kolonel Inf Achmad Marzuki, dan jajaran pejabat Kodam serta Rindam XIII/Merdeka lainnya.

Penutupan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan pertahanan nasional berbasis rakyat terlatih, sesuai amanat UU tentang Komponen Cadangan yang digulirkan Kementerian Pertahanan sejak 2021.

Moh.Agung.Lahay

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button