Wabup Suharsi Igirisa Evaluasi Penanganan Stunting di Pohuwato

MBharGoNews.com, Pohuwato – Pemerintah Kabupaten Pohuwato terus melakukan kegiatan penanganan penurunan stunting. Selasa (25/10) kemarin Wakil Bupati Pohuwato Hj Suharsi Igirisa melalukan rapat koordinasi dengan sejumlah lembaga yang berperan dalam penanganan stunting.
Turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Pohuwato, Suriyati Datau R Abdjul, Kepala Baperlitbang, Irfan Saleh, Kadis P3AP2KB, Hj Hamkawaty Mbuinga, Sekretaris Dinas Kesehatan, Ramayani Nento, Sekretaris GOW, Camat Randangan dan Camat Dengilo, di Ruang Pola Kantor Bupati Pohuwato, Selasa (25/10/2022) kemarin.
“Penurunan angka stunting adalah program nasional.Tapi bukan berarti hanya mengikuti program nasional. Tapi, bagaimana menciptakan, dan menjadikan masyarakat kita sehat sebagaimana harapan atau target dari visi-misi dari pemerintahan SMS.
Kata Wabup Suharsi, koordinasi dan komunikasi yang baik bertujuan menurunkan angka stunting, ini bisa berhasil dengan keterlibatan semua pihak. Dimana kita sudah mempunyai tupoksi masing-masing, kemudian dibantu oleh organisasi wanita berupa GOW, DWP dan juga PKK.
Sementara itu, Kadis P3AP2KB, Hamkawaty Mbuinga menjelaskan, dari hasil audit kasus stunting telah dihasilkan 5 kasus stunting yang harus ditindaklanjuti. Dari 5 kasus itu terdiri dari satu ibu hamil yang ada di Kecamatan Dengilo, kemudian 4 balita yakni di Kecamatan Dengilo, Randangan, dan Popayato.
Sudah ada kesepakatan untuk tindaklanjut kasus ini dan akan didamping oleh DWP Kabupaten, GOW dan dari Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pohuwato.
“Untuk tindaklanjut ini kami datang dengan satu inovasi yang kami beri judul gerakan organisasi wanita atasi stunting (GOW TAAT)”, ujar Hamkawaty Mbuinga.
Sebagai langkah awal, gerakan orang tua asuh ini kami laksanakan untuk menindaklanjuti 5 kasus, dan untuk GOW TAAT sudah berkunjung ke Kecamatan Dengilo untuk melihat langsung balita yang akan didamping.
Sedangkan, untuk DWP Kabupaten pada kemarin sudah meninjau langsung di Kecamatan Randangan, dan untuk satunya di Kecamatan Popayato setelah rapat ini kami akan meninjau langsung ke popayato”, jelas Hamkawaty.
Diharapkan pula, rapat hari ini bisa menindaklanjuti penyampaian dari peserta rapat AKS dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting yang insyaallah akan menghasilkan yang kita harapkan bersama. (Kris)




