DAERAH

Fasilitas Pelabuhan Saketa Dikeluhkan, ASDP Butuh Tambahan Staf untuk Maksimalkan Pelayanan KMP Pulau Sagori

– Rabu, 23 September 2026, Pukul 17.35 WIT-* Kelayakan pelayanan di Pelabuhan Saketa, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, menjadi perhatian bersama antara operator kapal, regulator pelayaran, dan pengelola pelabuhan. Fokus utamanya adalah upaya peningkatan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa penyeberangan Saketa-Babang.

 

Pelabuhan Saketa merupakan simpul konektivitas vital di wilayah Halmahera Selatan yang dilayani oleh KMP Pulau Sagori milik ASDP. Setiap hari, pelabuhan ini menjadi akses utama mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan perputaran ekonomi wilayah Gane.

 

Berdasarkan pantauan M’bhargonews.com pada Rabu (23 September 2026) , Pukul 17.35 WIT,di lapangan pada Rabu sore, aktivitas bongkar muat penumpang dan kendaraan berjalan dengan keterbatasan fasilitas. Beberapa fasilitas penunjang seperti rumah parkir kendaraan roda dua, ruang tunggu penumpang, jembatan penghubung atau gangway, dan penerangan dermaga dinilai perlu ditingkatkan untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal pelabuhan penyeberangan.

 

Kapten KMP Pulau Sagori menjelaskan bahwa secara teknis kapal dengan GT 571, Loa 55,5 meter dalam kondisi laik layar dan memiliki dokumen keselamatan lengkap. Namun, untuk memaksimalkan manuver olah gerak kapal dan keselamatan penumpang saat proses sandar, dibutuhkan dukungan fasilitas dermaga yang representatif.

 

> “Kami tetap mengutamakan keselamatan pelayaran. Dengan dukungan fasilitas dermaga yang memadai, pelayanan bongkar muat akan lebih aman dan efisien, terutama saat kondisi air surut dan cuaca buruk,” ujar Kapten KMP Pulau Sagori.

 

Terpisah, Syahbandar Pelabuhan Saketa menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan regulasi keselamatan pelayaran sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

 

> “Setiap kapal yang berlayar wajib memiliki Surat Persetujuan Berlayar yang diterbitkan setelah memenuhi seluruh persyaratan kelaiklautan kapal. Jika tidak laik, kami tidak akan berikan izin berlayar,” tegas Syahbandar.

 

Sementara itu, Kepala Kantor UPP Pelabuhan Saketa mengakui bahwa pihaknya masih membutuhkan dukungan penambahan sumber daya manusia dan peningkatan infrastruktur.

 

> “Untuk pelayanan yang optimal, kami memang membutuhkan penambahan staf operasional agar pengawasan dan pelayanan di lapangan bisa maksimal. Kami juga telah mengusulkan perbaikan ponton dan peningkatan penerangan dermaga,” jelasnya.

 

Hingga berita ini ditayangkan pada Rabu 23 September 2026 pukul 17.35 WIT, KMP Pulau Sagori tetap beroperasi melayani lintasan penyeberangan sesuai jadwal.

 

Redaksi M’bhargonews.com membuka ruang hak jawab dan hak koreksi bagi semua pihak sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.

 

*Penulis: Tim Redaksi M’bhargonews.com*

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button