Sekda Iskandar Datau Minta Objek Wisata Pohon Cinta Dijaga

MBharGoNews.com, Pohuwato – Kerusakan tracking mangrove dan lampu-lampu penerang di kawasan objek wisata pohon cinta sangat berpotensi mendatangkan dampak buruk yang sangat besar bagi daerah khususnya bagi para pengunjung wisata pohon cinta.
Sehingga itu, tracking mangrove, lampu-lampu penerang di kawasan objek wisata dan semua fasilitas yang ada harus benar-benar dijaga dan diberi perhatian yang serius dari semua kalangan.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pohuwato Iskandar Datau, sesaat usai pertemuan dengan para pedagang pohon cinta, di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Pohuwato, Jum’at (29/07/2022).
Sekda Iskandar bahkan meminta kepada para cleaning service dan pedagang berkolaborasi untuk bagaimana objek wisata pohon cinta ini bisa di jaga bersama.
“Saya tadi sempat ingatkan untuk bagaimana objek wisata pohon cinta ini dijaga bersama, jangan sampai tidak akan menarik, padahal dengan segala keterbatasan pemerintah telah mengupayakan berbagai fasilitas namun dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab”, ujar Sekda Iskandar.
Apalagi diketahui, seperti tracking mangrove misalnya, itu rusak bukan karena sudah lama. Namun, ada orang-orang yang sengaja merusak fasilitas tersebut, sementara ini adalah merupakan bagian dari fasilitas penunjang di areal wisata pohon cinta.
“Bahkan, ada lampu-lampu jalan yang menerangi di lokasi tersebut, ada yang dipecahkan dan dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab”, ungkap Sekda Iskandar.
Sehingga itu, Sekda Iskandar meminta kepada pihak-pihak yang sering merusak fasilitas yang ada, untuk segera menghentikan kegiatannya agar objek wisata ini bisa berjalan dengan baik dan menjadi salah satu potensi yang akan meningkatkan geliat perekonomian yang ada di Kabupaten Pohuwato.
“Olehnya itu, saya amat berharap juga kepada para cs dan pedagang yang ada di sana, untuk dapat lebih meningkatkan pengawasan secara ketat terhadap semua fasilitas yang ada di wisata pohon cinta ini”, kata Sekda Iskandar Datau. (Kris)




