Perkuat Kesejahteraan Masyarakat, Baznas Pohuwato Salurkan Berbagai Program Sosial dan Pendidikan

MBharGoNews.com – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pohuwato dalam membantu masyarakat melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah kembali mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Pohuwato.
Melalui berbagai program di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan keagamaan, Baznas dinilai telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Pohuwato yang diwakili Sekretaris Daerah, Iskandar Datau, saat menghadiri kegiatan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah melalui Program Pohuwato Sejahtera, Pohuwato Cerdas, dan Pohuwato Imtak yang berlangsung di halaman Kantor Baznas Kabupaten Pohuwato, Kamis (23/7/2026).
Turut hadir pada kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Achmad Djuuna, Ketua Baznas Kabupaten Pohuwato M. Ruzali D. Hunowu, S.S., M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato Rais Abaidata, Direktur RSUD Bumi Panua dr. Dian Ikagustina Tambunan, Sp.A., pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Baznas Kabupaten Bone Bolango, Ketua Baznas Kabupaten Bolaang Mongondow, serta para penerima manfaat.
Mengawali sambutannya, Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau, menyampaikan salam hormat sekaligus permohonan maaf dari Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, dan Wakil Bupati Iwan S. Adam yang tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena sedang melaksanakan tugas pemerintahan di luar daerah.
“Beliau menitipkan salam hormat kepada seluruh hadirin dan mengamanahkan kepada kami untuk mewakili Pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam kegiatan yang sangat mulia ini,” ujar Sekda Iskandar.
Dalam kesempatan itu, Sekda Iskandar menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pohuwato memberikan penghargaan atas konsistensi Baznas dalam menghadirkan berbagai program yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, Baznas tetap hadir membantu masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat berarti karena Baznas telah membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pohuwato,” katanya.
Menurutnya, sejumlah program pemerintah daerah belum dapat direalisasikan secara optimal karena keterbatasan anggaran. Oleh sebab itu, kehadiran Baznas menjadi mitra yang sangat penting dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu program yang mendapat perhatian adalah Program Pohuwato Cerdas, yang memberikan bantuan pendidikan dan beasiswa kepada para pelajar sebagai investasi untuk mencetak generasi unggul di masa depan.
“Kami sangat mengapresiasi Baznas yang telah mengambil bagian dalam meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda Pohuwato. Semoga bantuan beasiswa ini menjadi motivasi bagi anak-anak kita untuk terus belajar, meraih prestasi, dan mewujudkan cita-citanya,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap kecamatan menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Kepada para penerima bantuan, khususnya penerima bantuan usaha produktif dan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekda berharap seluruh bantuan dapat dimanfaatkan secara maksimal guna meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup.
“Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Begitu pula bagi anak-anak penerima beasiswa, jadikan bantuan ini sebagai penyemangat untuk terus belajar dan menggapai masa depan yang lebih baik,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pohuwato, M. Ruzali D. Hunowu, mengatakan Baznas terus memperkuat program pendidikan sebagai bagian dari upaya mencetak kader ulama dan generasi penerus daerah.
Menurutnya, tiga tahun lalu Baznas telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an dan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah, termasuk memberikan pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa yang menempuh studi hingga ke Mesir dan Kairo.
“Kami memandang kaderisasi ulama merupakan investasi jangka panjang yang harus terus didukung agar Pohuwato memiliki generasi yang unggul di bidang keagamaan,” jelasnya.
Pada penyaluran kali ini, Baznas Kabupaten Pohuwato menyalurkan bantuan usaha produktif kepada 28 mustahik senilai Rp51 juta, beasiswa pendidikan bagi lima mustahik sebesar Rp8,5 juta, bantuan untuk enam masjid senilai Rp33 juta, dua unit keranda bagi rukun duka di Kecamatan Popayato dan Kecamatan Marisa, serta bantuan seragam untuk siswa Sekolah Luar Biasa (SLB).
“Penyaluran seragam dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama diperuntukkan bagi 53 siswa SLB,” terangnya.
Selain fokus pada penyaluran bantuan, Baznas Kabupaten Pohuwato juga terus menunjukkan tata kelola keuangan yang akuntabel. Pada tahun 2024, Baznas berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Gorontalo.
“Alhamdulillah, pada audit tahun 2024 kami memperoleh predikat WTP. Insyaallah pada audit tahun 2025 kami dapat mempertahankan capaian tersebut. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato atas perhatian, dukungan, dan arahannya kepada Baznas selama ini,” ujarnya.
Ruzali pun menambahkan, keberhasilan Baznas dalam menghimpun dan menyalurkan zakat tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato, khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN). Sekitar 95 persen dana zakat yang dikelola Baznas Kabupaten Pohuwato berasal dari zakat yang ditunaikan oleh ASN.
“Terima kasih kepada seluruh ASN Pohuwato yang telah mempercayakan zakatnya melalui Baznas. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan kepada seluruh ASN serta membalas setiap amal kebaikan yang telah diberikan,” pungkasnya.




